Rabithah Alawiyah

Mengapa Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah?

JAKARTA — Para ulama terdahulu (salafussalih) mengisi pergantian malam tahun baru Islam 1 Muharam dengan memperbanyak zikir dan berdoa kepada Allah SWT. Para ulama memanjatkan doa akhir tahun dan awal tahun dengan harapan agar Allah SWT mengampuni setiap dosa-dosa setahun terakhir dan memberikan anugerah rahmat, keselamatan, kesehatan, keistikamahan, keberkahan dalam menjalani hidup di tahun yang baru. 

Mengapa para ulama mengajarkan memperbanyak untuk berdoa ketika akhir tahun dan awal tahun? Pengasuh Pondok Pesantren Daarul ‘Ilmi Semarang, Habib Muhammad bin Farid Al Muthohar mengatakan Allah SWT memandang hambanya dari bagaimana hambanya itu mengawali sesuatu dan mengakhiri sesuatu. Sebab itu awal dan akhir dari setiap perkara menjadi yang utama untuk diperhatikan oleh setiap Muslim.

Habib Muhammad mencontohkan akhir hayat seorang hamba sangat menentukan kehidupanya di akhirat kelak. Hamba yang mengakhiri hayatnya dengan husnul khatimah pasti akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat dan ditempatkan di surga. Sedang hamba yang akhir hayatya su’ul khatimah pasti akan mendapatkan kehinaan dan kesengsaraan di akhirat.  Begitupun dalam kehidupan sehari-hari. Seorang hamba yang mengawali harinya dengan berdoa, berzikir, sholawat, bertadarus pasti akan menjalani kehidupan dengan diliputi kebaikan dan keberkahan serta selalu dalam perlindungan Allah SWT.

Maka dari itu, menurut Habib Muhammad adalah hal yang sangat baik ketika seorang Muslim mengisi malam pergantian tahun baru Islam dengan membaca doa awal tahun dan akhir tahun, berkumpul bersama muslim lainnya dan membaca zikir dan sholawat berjamaah, bertadarus dan melakukan kebaikan-kebaikan lainnya. Sebab Habib Muhammad mengatakan dalam sebuah riwayat dijelaskan hamba yang menyebut-nyebut nama Allah dalam sebuah perkumpulan maka Allah SWT akan menyebut namanya sehingga terkenal di antara para penghuni langit. 

“Jadi di akhir tahun nama kita di kenal sama Allah, disebut sebut sama Allah, dan awal tahun kita mengawali tahun kita disebut nama kita oleh Allah. Viral di langit awal tahun dan akhir tahun,” kata Habib Muhammad dalam kajian singkat yang disiarkan kanak YouTube NU Online yang merupakan kanal resmi PBNU. 

Habib Muhammad menegaskan tidak ada larangan untuk berkumpul dan berdoa secara berjamaah dalam mengisi pergantian tahun baru Islam. Justru Allah SWT menyuruh hambanya untuk memperbanyak berdoa kapan pun waktunya.  “Jadi tidak ada larangan untuk doa awal tahun dan akhir tahun.  Apalagi ini amalan para salafussalih,” katanya. 

Sumber: Republika.co.id

Leave a Comment

Your email address will not be published.