Umur bulan Sya’ban tersisa hanya beberapa hari lagi,

selanjutnya kita akan menyambut kedatangan bulan terbaik yaitu Bulan Ramadhan.

Oleh karena itu, mari kita manfaatkan sisa-sisa hari dari bulan Sya’ban ini dengan memperbanyak amal ibadah kita,

salah satunya dengan bershalawat kepada Nabi SAW. Perlu diketahui,

bahwa salah satu keistimewaan dari bulan Sya’ban ini adalah diturunkannya ayat tentang shalawat kepada Nabi Muhammad SAW yaitu Q.S al Ahzab [33]: 56:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman!

Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

Sebagaimana perkataan para ulama yang dinukil oleh Imam Syihabbuddin al-Qasthalani dalam kitab al Mawāhib menyatakan

“Bahwasanya bulan Sya’ban adalah bulan Sholawat, karena ayat tentang Shalawat diturunkan pada bulan tersebut.

Begitu juga dengan apa yang telah disebutkan oleh ibnu Abi Shaif al-Yamani yang terdapat dalam kitab Mā Dzā Fī Sya’bān mengatakan,

“bahwasanya Bulan Sya’ban adalah Bulan Shalawat atas Nabi karena ayat tentang Shalawat (al Ahzab [33]: 56) diturunkan padanya.”

Oleh Karena itu marilah kita perbanyak Shalawat kita di bulan Sya’ban ini, karena banyak sekali keutamaan keutamaan yang akan kita dapatkan.

Sebagaimana yang telah disebutkan oleh Sayyid Muhammad bin ‘Alawy bin Abbas dalam kitab Mā Dzā Fī Sya’bān (h. 31-38)

tentang keutamaan yang didapatkan oleh orang yang bershalawat, antaranya adalah:

Orang yang bershalawat kepada Nabi satu kali maka Allah akan bershawat kepadanya sepuluh.

Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahih Muslim dari Abi Hurairah dari Nabi SAW bersabda

“Orang yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershawat kepadanya sepuluh shalawat” (H.R Muslim)

Orang yang bershalawat kepada Rasulullah, maka Rasulullah juga akan bershawat kepadanya.

Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dalam kitab Mu’jam al-Aushath dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda

“Orang yang bershawat kepadaku maka shalawatnya akan sampai kepadaku, maka aku akan bershalawat juga kepadanya,

kemudian akan ditetapkan bagi orang tersebut semisal sepuluh kebaikan.” (H.R Thabrani)

Orang yang bershawat kepada Nabi, maka Malaikat-malaikat Allah akan bershalawat kepadanya.

Sebagaimana hadist yang di riwayatkan oleh Imam Thabrani dalam Mu’jam al-Aushath mengatakan,

Bahwa Rasulullah bersabda “ Baru saja datang kepadaku Jibril (sebagai perintah dari Allah)

berkata (Jibril): tidak ada seorangpun Muslim diatas Bumi ini yang bershawat kepada engkau satu kali saja,

kecuali aku dan para Malaikat lainnya akan bershalawat kepadanya sepuluh kali” (H.R Thabrani)

Orang yang bershalawat kepada Nabi maka derajatnya akan diangkat, kebaikan atasnya akan ditambah, dan dihapuskan terhadapnya kesalahan-kesalahannya.

Hal ini berdasarkan Hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Nasa`I dalam kitab Sunan al-Nasa`I

dari Burdah bin Niyar bahwa Rasulullah SAW bersabda “Umatku yang bershalawat kepadaku dengan tulus dari lubuk hatinya,

maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh Shalawat, diangkat baginya sepuluh darajat, ditetapkan baginya sepuluh kebaikan,

dan dihapuskan baginya sepuluh keburukan” (H.R Nasa`i)

Orang yang bershalawat kepada Nabi, maka ia akan mendapatkan pahala semisal memerdekakan sepuluh orang budak.

Sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh ibnu Abi’Ashim dalam kitab Asshalah dari Barra` bin ‘Azib bahwa Rasulullah bersabda

“siapa saja yang bershalawat kepadaku satu kali saja, maka Allah akan menulis baginya sepuluh kebaikan, dihapuskan baginya sepuluh kesalahannya, dia akan mendapatkan pahala semisal memerdekakan sepuluh orang budak”.

Bershalawat kepada Rasulullah menjadi penyebab diampunkannya dosa-dosa.

Sebagaiman Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dalam Mu’jam al-Aushath dari Abi Kahil bahwa

Rasulullah pernah berkata kepadanya

“ Wahai aba Kahil! Siapa saja yang bershalawat kepadaku tiap hari sebanyak tiga kali dan tiap malam tiga kali dengan penuh kecintaan dan kerinduan kepadaku,

maka ia berhak mendapatkan ampunan Allah pada hari dan malam itu” (H.R Thabrani)

Demikianlah keutamaan-keutamaan yang akan didapatkan bagi orang yang bershalawat kepada Rasulullah,

dan masih banyak lagi keutamaan keutamaan yang akan didapatkannya.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Sayyid Muhammad bin ‘Alawy bin Abbas dalam kitabnya yang berjudul Mā Dzā Fī Sya’bān mengatakan “keutamaan bershalawat kepada Nabi itu sangat banyak, pena akan menjadi lemah menuliskannya, dan kitab kitab akan menjadi sempit memuatnya”. Oleh Karena itu marilah kita selalu mengagungkan Rasulullah dengan senantiasa bershalawat kepadanya, terlebih lagi diakhir-akhir bulan Sya’ban ini,

karena diakhir bulan Sya’ban bertepatan diturunkannya ayat Shalawat kepada Rasulullah. “Allahumma Shalli ‘Ala Sayyidina Muhammad”